I Love You Too Much by Dini Budiayu
You know sometimes it’s just too hard to leave you like that
I know it’s not me choosing life to be like this
You know somehow it’s not the thing I want to walk with
I know it’s not you choosing life to be like this
I’m gonna tell you one thing
So please just listen to it
Don’t cry, don’t scream, don’t wander off
I love you, you..
I love you too much, babe..
I love you, you..
Keep that as my last words
You know sometimes it’s just too sad to live my life once
I know I can’t ask for the second life or more
You know somehow it’s not trusty that I can’t give you
I know that I can’t see you smile when I’m gone
“Terkadang saya seorang yang sangat pelupa namun terkadang pula saya pengingat hebat hingga ke setiap detail kalimat. Tapi itu menjadi suatu hal yang mengganggu jika berhubungan dengan kenangan”
Aku menyukai hujan saat perjalanan dalam angkutan kota. Dapat kutuliskan pada kaca sebuah kata, sebuah nama, seorang yang bermakna; kamu.
Kamu bagai pagar berduri yang menyiapkan puluhan pasukan dibaliknya demi membunuh semangat juangku untuk dapatkan kamu.
Ini bukan tentang kamu, tapi tentang orang lain. Jadi jangan menganggap ini sebagai sebuah “kode” atau apa pun istilahnya. Tidak semua yang aku tulis itu mengenai kamu, tapi bisa juga iya.
Aku sedang kangen pada seseorang di masa lalu. Dia mirip dengan kamu, hanya saja beberapa bulan lebih muda…
Tidak ingin merasakan yang dia paksakan; mencintainya. Sebab hati hanya ditempati 1 orang bukan menjadikannya ruang tunggu bagai orang dungu
Hujan merindukan bumi lebih awal. Pelukan tiap tetesan pada bendabenda yang dijatuhkannya adalah sebuah keriuhan rindu yang lama mengganjal.